Transaksi â€ĸ Pengenalan Aplikasi

Pengembalian Barang (Return)

Panduan singkat pencatatan transaksi pengembalian barang dari pembelian dan penjualan

â†Šī¸ Pengembalian Barang (Return)

Panduan singkat untuk mencatat transaksi pengembalian barang dalam sistem E-Gudang. Transaksi ini dilakukan ketika ada barang yang dikembalikan, baik ke supplier (karena rusak/tidak sesuai) maupun dari customer (karena komplain/batal beli).

đŸŽ¯ Tujuan

  • Mencatat pengembalian barang secara resmi dengan referensi ke transaksi asal
  • Menyesuaikan qty stok di gudang (bertambah atau berkurang)
  • Mengoreksi nilai persediaan & HPP
  • Menciptakan jejak audit (audit trail) yang terhubung ke transaksi asal

📊 Dua Kategori Pengembalian

Kategori Arah Barang Dampak Stok Referensi
Return Purchase Gudang kita → Supplier ❌ Berkurang Purchase (Barang Masuk)
Return Sale Customer → Gudang kita ✅ Bertambah Sale (Barang Keluar)
Konsep Dasar

  • Return Purchase = kita mengembalikan barang yang pernah kita beli dari supplier
  • Return Sale = customer mengembalikan barang yang pernah mereka beli dari kita

📋 Persiapan Data

Sebelum membuat transaksi return, pastikan data berikut sudah tersedia:

✅ Master Data yang Harus Ada

✅ Instansi              → Master Data → Instansi
✅ Gudang                → Master Data → Gudang
✅ Produk                → Master Data → Produk & Variant
✅ Transaksi Asal        → Harus sudah ada (Purchase atau Sale)
✅ Stok Tersedia         → Khusus Return Purchase, stok harus mencukupi
Wajib Ada Transaksi Asal

Transaksi return harus merujuk ke transaksi Purchase atau Sale yang sudah ada. Sistem tidak mengizinkan return tanpa referensi transaksi asal.

🚀 Langkah-Langkah Input Return

Akses Menu

Transaksi → Pengambalian Barang

  1. Klik tombol "Buat Return"
  2. Pilih Jenis Return pada dropdown di bagian atas form
Opsi Deskripsi
Return Purchase Mengembalikan barang ke supplier
Return Sale Menerima kembali barang dari customer
Field Dinamis

Setelah memilih jenis return, form akan otomatis menyesuaikan field-field yang ditampilkan. Perhatikan label dan gudang yang berubah sesuai jenis return yang dipilih.

  1. Pilih Transaksi Asal yang akan diretur
Pencarian Transaksi Asal

Gunakan filter tanggal, nomor transaksi, atau nama partner untuk menemukan transaksi asal dengan cepat. Sistem hanya akan menampilkan transaksi sesuai jenis return yang dipilih.

  1. Isikan formulir dengan data benar:

📝 Field Umum (Selalu Ditampilkan)

Field Wajib Keterangan Contoh
Jenis Return ✅ Return Purchase atau Return Sale Return Purchase
Tanggal ✅ Tanggal pengembalian 10-07-2026
Keterangan ❌ Catatan tambahan 5 pcs penyok
Data Produk ✅ Pilih item yang diretur & qty Beras Premium 5 Kg

🔄 Field Dinamis (Berubah Sesuai Jenis Return)

Field Return Purchase Return Sale
Gudang Gudang Asal (pengirim) Gudang Tujuan (penerima)
  1. Pilih item & qty yang akan diretur (tidak harus semua item dari transaksi asal)
Produk Qty Transaksi Asal Qty Retur Sisa
Beras Premium 5 Kg 50 5 45
Minyak Goreng 10L 30 0 30
  1. Klik tombol "Buat"

📊 Dampak Transaksi ke Sistem

Setelah transaksi disimpan, sistem otomatis melakukan penyesuaian sesuai jenis return yang dipilih:

🔴 Dampak Return Purchase

1. Pengurangan Stok

  • Sebelum: Stok Beras Premium 5 Kg = 150 pcs
  • Setelah: Stok Beras Premium 5 Kg = 145 pcs (-5)

2. Penyesuaian Nilai Persediaan

Nilai persediaan akan berkurang sesuai HPP batch yang diretur (FIFO).

3. Audit Trail

Transaksi tercatat di:

  • ✅ Kartu Stok produk → muncul baris "Return Purchase -5"
  • ✅ Stock Movement Log → dengan referensi ke PO/2026/07/001
  • ✅ Laporan Riwayat Transaksi → tipe Return Purchase

đŸŸĸ Dampak Return Sale

1. Penambahan Stok

  • Sebelum: Stok Beras Premium 5 Kg = 100 pcs
  • Setelah: Stok Beras Premium 5 Kg = 102 pcs (+2)

2. Penyesuaian Nilai Persediaan

Barang yang kembali akan masuk sebagai batch baru (atau menambah batch lama) dengan HPP sesuai harga jual saat transaksi asal.

3. Audit Trail

Transaksi tercatat di:

  • ✅ Kartu Stok produk → muncul baris "Return Sale +2"
  • ✅ Stock Movement Log → dengan referensi ke SO/2026/07/005
  • ✅ Laporan Riwayat Transaksi → tipe Return Sale

🔄 Perbandingan Dampak per Jenis Return

Aspek Return Purchase Return Sale
Arah barang Keluar dari gudang Masuk ke gudang
Pihak lawan Supplier Customer
Dampak stok ❌ Berkurang ✅ Bertambah
Dampak keuangan Hutang berkurang / refund Piutang berkurang / refund
Referensi Transaksi Purchase Transaksi Sale
Field Kondisi Barang ❌ Tidak ada ✅ Ada

💡 Tips Penting

✅ DO (Lakukan)

  • Pilih jenis return yang tepat di awal form — field akan menyesuaikan otomatis
  • Cek fisik barang sebelum return — pastikan kondisi & qty sesuai
  • Pilih alasan return yang jelas — untuk evaluasi supplier/customer
  • Foto kondisi barang sebagai bukti (simpan di folder arsip)
  • Input di hari yang sama dengan tanggal pengembalian fisik
  • Hubungkan ke transaksi asal yang benar — jangan salah referensi
  • Untuk Return Sale, isi kondisi barang agar bisa ditindaklanjuti

❌ DON'T (Hindari)

  • ❌ Jangan salah pilih Jenis Return — dampaknya berlawanan (stok bertambah vs berkurang)
  • ❌ Jangan buat return tanpa cek fisik barang
  • ❌ Jangan return melebihi qty transaksi asal
  • ❌ Jangan double input return untuk transaksi yang sama
  • ❌ Jangan pilih gudang yang berbeda dari transaksi asal (kecuali ada alasan khusus)

❓ Troubleshooting

Masalah Solusi
"Transaksi asal tidak muncul" Pastikan transaksi asal sudah berstatus Posted (bukan Draft)
"Jenis return tidak bisa diubah setelah pilih transaksi asal" Reset form terlebih dahulu, lalu pilih jenis return sebelum memilih transaksi asal
"Qty retur melebihi qty asal" Sistem membatasi qty retur ≤ qty transaksi asal — sesuaikan qty
"Stok tidak mencukupi untuk Return Purchase" Cek stok di gudang — pastikan qty available â‰Ĩ qty yang akan diretur
"Produk tidak bisa dipilih" Pastikan produk ada di transaksi asal & masih aktif
"Field Kondisi Barang tidak muncul" Pastikan jenis return = Return Sale — field ini hanya untuk Return Sale
"Return terlanjur salah input" Batalkan transaksi return (Cancel), lalu buat ulang dengan data benar